Postingan

SIAPA BILANG HARTA TDK DIBAWA MATI ??

Gambar
SIAPA BILANG HARTA TDK DIBAWA MATI ?? PAK WEI, pemilik salah satu USAHA TAMBAK terkemuka di suatu kota, memang DIKENAL MASYARAKAT atas KEDERMAWANAN NYA, seakan HARTA telah BEGITU TAK BERHARGA baginya. Seakan DUNIA telah begitu HINA di matanya. Inilah mungkin SOSOK NYATA ORG yg DUNIA di TANGANNYA & AKHIRAT di HATINYA. Maka beberapa org PENGUSAHA MUDA yg bersemangat MENDATANGI BELIAU. "AJARKAN pada kami PAK, bagaimana CARANYA agar KAMI spt bapak" "BISNIS MAJU SUKSES, TDK CINTA pada HARTA & TDK SAYANG pada KEKAYAAN, hingga spt bapak, MEMBERI TERASA RINGAN" "Wah", sahut PAK WEI tertawa,  "Anda SALAH ALAMAT !" "Lho ?" "Lha iya... KALIAN DATANG pada ORG yg SALAH.  Lha saya ini SANGAT SAYANG juga MENCINTAI HARTA saya." "Saya ini SANGAT MENCINTAI ASET yg saya MILIKI "!!! "Lho ?" "Kok lho?? Lha sebab SAKING CINTA & SAYANGNYA saya pada HARTA, SAMPAI² saya TDK RELA MENINGGALKAN HARTA saya di DUNIA INI...

Kuasamu terlebih Besar by team yus andreas creator studio

Gambar

hidup ini adalah kesempatan versi mandarin

Gambar

bibir seorang kristen

Suatu masa hiduplah seekor singa yang liar dan buas. Setiap kali bertemu makhluk hidup lain dan terutama manusia pasti saja akan diterkam dan dilahap habis. Tulang-tulang yang keras sekalipun pasti akan remuk dan tak pernah tersisa oleh taringnya yang runcing. Suatu saat, ketika tahu bahwa orang Kristen adalah orang-orang baik, maka berkatalah ia kepada teman-teman singa yang lain: 'Aku telah mendengar seruan di padang gurun, dan saya ingin bertobat. Saya pasti tak akan menggangu orang-orang kristen lagi. Saya akan membiarkan mereka tetap hidup, dan tak akan lagi menjadikan mereka santapan pemuas isi perutku.' Namun setelah lewat beberapa hari, seorang Kristen lewat. Singa liar dan buas itu sekali lagi melahap orang itu. Seluruh bagian tubuh orang tersebut dimakan habis tak tersisa, kecuali bibirnya. Ia lalu dicemoohi teman-temannya: 'Bukankah engkau ingin bertobat dan berjanji tak akan menjadikan orang Kristen sebagai santapan lezatmu?? Mengapa hari ini engkau justru s...

kisah segelas susu

Adalah anak lelaki miskin yang kelaparan dan tak punya uang. Dia nekad mengetuk pintu sebuah rumah untuk minta makanan. Namun keberaniannya lenyap saat pintu dibuka oleh seorang gadis muda. Dia urung minta makanan, dan hanya minta segelas air. Tapi sang gadis tahu, anak ini pasti lapar. Maka, ia membawakan segelas besar susu. “Berapa harga segelas susu ini?” tanya anak lelaki itu. “Ibu mengajarkan kepada saya, jangan minta bayaran atas perbuatan baik kami,” jawab si gadis. “Aku berterima kasih dari hati yang paling dalam… ” balas anak lelaki setelah menenggak habis susu tersebut. Belasan tahun berlalu… Gadis itu tumbuh menjadi wanita dewasa, tapi didiagnosa punya sakit kronis. Dokter di kota kecilnya angkat tangan. Gadis malang itu pun dibawa ke kota besar, di mana terdapat dokter spesialis. Dokter Howard Kelly dipanggil untuk memeriksa. Saat mendengar nama kota asal wanita itu, terbersit pancaran aneh di mata sang dokter. Bergegas ia turun dari kantornya menuju kamar w...

Kotak Hitam & Kotak Emas

Ada di tanganku dua buah kotak yang telah TUHAN berikan padaku untuk dijaga . Tuhan berkata, “Masukkan semua penderitaanmu ke dalam kotak yang berwarna hitam dan masukkan semua kebahagiaanmu kedalam kotak yang berwarna emas.” Aku hanya melakukan apa yang TUHAN katakan. Setiap kali mengalami kesedihan maka aku letakkan ia ke dalam kotak hitam, sebaliknya ketika bergembira maka aku meletakkan kegembiraanku dalam kotak bewarna emas. Tapi anehnya, semakin hari kotak berwarna emas semakin bertambah berat sedangkan kotak berwarna hitam tetap saja ringan seperti semula. Dengan penuh rasa penasaran, aku membuka kotak berwarna hitam. Kini aku tahu jawabannya. Aku melihat ada lubang besar di dasar kotak berwarna hitam itu, sehingga semua penderitaan yang aku masukkan ke sana selalu jatuh keluar. Aku tunjukkan lubang itu pada TUHAN dan bertanya, “Kemanakah perginya semua penderitaanku?” Tuhan tersenyum hangat padaku dan menjawab, “Hamba-Ku, semua penderitaanmu berada pada-Ku.” ...

Biarlah Tuhan Yang Mengemudikan Hidup Kita

Biarlah Tuhan Yang Mengemudikan Hidup Kita Kita tidak pernah mempertanyakan ke mana sopir bus kota yang kita tumpangi akan membawa busnya. Tetapi kita sering mempertanyakan Tuhan, kemana Dia akan membawa hidup kita ? Seorang ayah mengajak puterinya, Asa, 6 tahun, mengendarai mobil menuju ke sebuah museum. Sudah lama Asa menginginkannya. Si Ayah kebetulan hari itu mengambil cuti dan sengaja mengantar anaknya ke tempat yang sudah lama diimpikan Asa itu tanpa didampingi Bunda. Di perjalanan, tak hentinya Asa bertanya kepada si Ayah, "Ayah tahu tempatnya?", tanya Asa yang duduk di samping kemudi Ayah. "Tahu, jangan kuatir ..., " jawab Ayah sembari tersenyum. "Emang Ayah tahu jalan-jalannya ?" "Tahu, jangan kuatir ..." "Benar, tidak kesasar Ayah ?" "Benar, jangan kuatir ...," jawab Ayah tetap dengan sabar. "Nanti kalau Asa haus, bagaimana ?" "Tenang, nanti Ayah beli air mineral ..." "...